Wailug

Wailug
Wailug
Wailug

Wailug

Sebuah ruang di mana mahasiswa dapat berbagi isi hati secara bebas dan anonim,
tanpa perlu menyaring cerita terlebih dahulukarena setiap suara layak untuk didengar.

Sebuah ruang di mana mahasiswa dapat berbagi isi hati secara bebas dan anonim,
tanpa perlu menyaring cerita terlebih dahulukarena setiap suara layak untuk didengar.

Sebuah ruang di mana mahasiswa dapat berbagi isi hati secara bebas dan anonim,
tanpa perlu menyaring cerita terlebih dahulukarena setiap suara layak untuk didengar.

Sebuah ruang di mana mahasiswa dapat berbagi isi hati secara bebas dan anonim,
tanpa perlu menyaring cerita terlebih dahulukarena setiap suara layak untuk didengar.

Sebuah ruang di mana mahasiswa dapat berbagi isi hati secara bebas dan anonim,
tanpa perlu menyaring cerita terlebih dahulukarena setiap suara layak untuk didengar.

Tipe projek

Tipe projek
Tipe projek

Tipe projek

Tipe projek

Situs web responsif menyeluruh

Situs web responsif menyeluruh

Situs web responsif menyeluruh

Situs web responsif menyeluruh

Situs web responsif menyeluruh

Peran

Peran
Peran
Peran

Peran

Desainer UI/UX tunggal

Desainer UI/UX tunggal

Desainer UI/UX tunggal

Desainer UI/UX tunggal

Desainer UI/UX tunggal

Alat

Alat
Alat
Alat

Alat

Figma, Figjam, SimilarWeb

Figma, Figjam, SimilarWeb

Figma, Figjam, SimilarWeb

Figma, Figjam, SimilarWeb

Figma, Figjam, SimilarWeb

Durasi

Durasi
Durasi
Durasi

Durasi

4minggu

4minggu

4minggu

4minggu

4minggu

Metode

Metode

Metode

Metode

Metode

Empathise

Empathise

Empathise

Empathise

Empathise

Latar belakang

Latar belakang

Latar belakang

Latar belakang

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Namun, mereka seringkali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati mereka secara jujur.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Namun, mereka seringkali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati mereka secara jujur.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Namun, mereka seringkali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati mereka secara jujur.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Namun, mereka seringkali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati mereka secara jujur.

Dari hasil pengamatan dan percakapan dengan mahasiswa, ditemukan bahwa banyak dari mereka merasa tidak nyaman untuk bercerita secara terbuka, terutama karena khawatir akan penilaian orang lain.

Dari hasil pengamatan dan percakapan dengan mahasiswa, ditemukan bahwa banyak dari mereka merasa tidak nyaman untuk bercerita secara terbuka, terutama karena khawatir akan penilaian orang lain.

Dari hasil pengamatan dan percakapan dengan mahasiswa, ditemukan bahwa banyak dari mereka merasa tidak nyaman untuk bercerita secara terbuka, terutama karena khawatir akan penilaian orang lain.

Dari hasil pengamatan dan percakapan dengan mahasiswa, ditemukan bahwa banyak dari mereka merasa tidak nyaman untuk bercerita secara terbuka, terutama karena khawatir akan penilaian orang lain.

Mereka menginginkan tempat yang dapat diakses dengan mudah, tidak menghakimi, dan memungkinkan mereka untuk bercerita secara anonim.

Mereka menginginkan tempat yang dapat diakses dengan mudah, tidak menghakimi, dan memungkinkan mereka untuk bercerita secara anonim.

Mereka menginginkan tempat yang dapat diakses dengan mudah, tidak menghakimi, dan memungkinkan mereka untuk bercerita secara anonim.

Mereka menginginkan tempat yang dapat diakses dengan mudah, tidak menghakimi, dan memungkinkan mereka untuk bercerita secara anonim.

Tujuan Projek

Tujuan Projek

Tujuan Projek

Tujuan Projek

Menciptakan platform yang menyediakan ruang aman, anonim, dan suportif bagi mahasiswa untuk saling berbagi cerita dan memberi dukungan.

Menciptakan platform yang menyediakan ruang aman, anonim, dan suportif bagi mahasiswa untuk saling berbagi cerita dan memberi dukungan.

Menciptakan platform yang menyediakan ruang aman, anonim, dan suportif bagi mahasiswa untuk saling berbagi cerita dan memberi dukungan.

Menciptakan platform yang menyediakan ruang aman, anonim, dan suportif bagi mahasiswa untuk saling berbagi cerita dan memberi dukungan.

Kebutuhan pengguna

Kebutuhan pengguna

Kebutuhan pengguna

Kebutuhan pengguna

Dari hasil wawancara dengan representatif mahasiswa, terungkap bahwa mereka membutuhkan platform yang mampu menjawab tantangan berbagi cerita secara aman dan nyaman. Kebutuhan utama yang mereka sampaikan meliputi:

Dari hasil wawancara dengan representatif mahasiswa, terungkap bahwa mereka membutuhkan platform yang mampu menjawab tantangan berbagi cerita secara aman dan nyaman. Kebutuhan utama yang mereka sampaikan meliputi:

Dari hasil wawancara dengan representatif mahasiswa, terungkap bahwa mereka membutuhkan platform yang mampu menjawab tantangan berbagi cerita secara aman dan nyaman. Kebutuhan utama yang mereka sampaikan meliputi:

Dari hasil wawancara dengan representatif mahasiswa, terungkap bahwa mereka membutuhkan platform yang mampu menjawab tantangan berbagi cerita secara aman dan nyaman. Kebutuhan utama yang mereka sampaikan meliputi:

  • Akses lintas platform yang mudah dan cepat.

  • Kemampuan berbagi cerita secara anonim.

  • Kebebasan berbagi cerita tanpa proses seleksi dari Admin terlebih dahulu, namun jika konten yang diposting mengandung unsur SARA, rasisme, atau pelanggaran lainnya, admin berhak melakukan penghapusan (takedown), dan pengguna lain dapat melaporkan (report) cerita tersebut.

  • Fitur Top Ranking, di mana poin dapat diperoleh setiap kali pengguna menambahkan cerita, dan poin tersebut menentukan peringkat mereka di papan peringkat.

  • Akses lintas platform yang mudah dan cepat.

  • Kemampuan berbagi cerita secara anonim.

  • Kebebasan berbagi cerita tanpa proses seleksi dari Admin terlebih dahulu, namun jika konten yang diposting mengandung unsur SARA, rasisme, atau pelanggaran lainnya, admin berhak melakukan penghapusan (takedown), dan pengguna lain dapat melaporkan (report) cerita tersebut.

  • Fitur Top Ranking, di mana poin dapat diperoleh setiap kali pengguna menambahkan cerita, dan poin tersebut menentukan peringkat mereka di papan peringkat.

  • Akses lintas platform yang mudah dan cepat.

  • Kemampuan berbagi cerita secara anonim.

  • Kebebasan berbagi cerita tanpa proses seleksi dari Admin terlebih dahulu, namun jika konten yang diposting mengandung unsur SARA, rasisme, atau pelanggaran lainnya, admin berhak melakukan penghapusan (takedown), dan pengguna lain dapat melaporkan (report) cerita tersebut.

  • Fitur Top Ranking, di mana poin dapat diperoleh setiap kali pengguna menambahkan cerita, dan poin tersebut menentukan peringkat mereka di papan peringkat.

  • Akses lintas platform yang mudah dan cepat.

  • Kemampuan berbagi cerita secara anonim.

  • Kebebasan berbagi cerita tanpa proses seleksi dari Admin terlebih dahulu, namun jika konten yang diposting mengandung unsur SARA, rasisme, atau pelanggaran lainnya, admin berhak melakukan penghapusan (takedown), dan pengguna lain dapat melaporkan (report) cerita tersebut.

  • Fitur Top Ranking, di mana poin dapat diperoleh setiap kali pengguna menambahkan cerita, dan poin tersebut menentukan peringkat mereka di papan peringkat.

Target pengguna

Target pengguna
Target pengguna

Target pengguna

Dari hasil riset kompetitor dan survei lapangan yang melibatkan representatif mahasiswa, terungkap bahwa target utama aplikasi Wailug adalah mahasiswa berusia 18–30 tahun yang membutuhkan ruang aman untuk berekspresi tanpa mengungkapkan identitas. Berdasarkan data SimilarWeb, mayoritas pengguna berada pada rentang usia 18–24 tahun (43,59%) dengan proporsi perempuan lebih tinggi (56,91%) dibanding laki-laki (43,09%). Selain itu, preferensi akses menunjukkan 82,59% pengguna mengakses melalui perangkat mobile dan 17,41% melalui desktop.

Dari hasil riset kompetitor dan survei lapangan yang melibatkan representatif mahasiswa, terungkap bahwa target utama aplikasi Wailug adalah mahasiswa berusia 18–30 tahun yang membutuhkan ruang aman untuk berekspresi tanpa mengungkapkan identitas. Berdasarkan data SimilarWeb, mayoritas pengguna berada pada rentang usia 18–24 tahun (43,59%) dengan proporsi perempuan lebih tinggi (56,91%) dibanding laki-laki (43,09%). Selain itu, preferensi akses menunjukkan 82,59% pengguna mengakses melalui perangkat mobile dan 17,41% melalui desktop.

Dari hasil riset kompetitor dan survei lapangan yang melibatkan representatif mahasiswa, terungkap bahwa target utama aplikasi Wailug adalah mahasiswa berusia 18–30 tahun yang membutuhkan ruang aman untuk berekspresi tanpa mengungkapkan identitas. Berdasarkan data SimilarWeb, mayoritas pengguna berada pada rentang usia 18–24 tahun (43,59%) dengan proporsi perempuan lebih tinggi (56,91%) dibanding laki-laki (43,09%). Selain itu, preferensi akses menunjukkan 82,59% pengguna mengakses melalui perangkat mobile dan 17,41% melalui desktop.

Dari hasil riset kompetitor dan survei lapangan yang melibatkan representatif mahasiswa, terungkap bahwa target utama aplikasi Wailug adalah mahasiswa berusia 18–30 tahun yang membutuhkan ruang aman untuk berekspresi tanpa mengungkapkan identitas. Berdasarkan data SimilarWeb, mayoritas pengguna berada pada rentang usia 18–24 tahun (43,59%) dengan proporsi perempuan lebih tinggi (56,91%) dibanding laki-laki (43,09%). Selain itu, preferensi akses menunjukkan 82,59% pengguna mengakses melalui perangkat mobile dan 17,41% melalui desktop.

Sumber:simmilarweb

Define

Define

Define

Define

Define

Problem statement

Problem statement
Problem statement

Problem statement

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Berdasarkan hasil wawancara dan survei, mereka sering kali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati secara anonim tanpa takut dihakimi, baik secara online maupun offline.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Berdasarkan hasil wawancara dan survei, mereka sering kali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati secara anonim tanpa takut dihakimi, baik secara online maupun offline.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Berdasarkan hasil wawancara dan survei, mereka sering kali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati secara anonim tanpa takut dihakimi, baik secara online maupun offline.

Banyak mahasiswa mengalami tekanan emosional, overthinking, atau kesepian saat menjalani masa kuliah. Berdasarkan hasil wawancara dan survei, mereka sering kali tidak memiliki ruang aman untuk mencurahkan isi hati secara anonim tanpa takut dihakimi, baik secara online maupun offline.

How Might We (HMW)

How Might We (HMW)
How Might We (HMW)

How Might We (HMW)

Bagaimana kita dapat menciptakan platform aman, anonim, dan suportif yang memudahkan mahasiswa berbagi cerita kapan saja di berbagai perangkat, tanpa takut dihakimi?

Bagaimana kita dapat menciptakan platform aman, anonim, dan suportif yang memudahkan mahasiswa berbagi cerita kapan saja di berbagai perangkat, tanpa takut dihakimi?

Bagaimana kita dapat menciptakan platform aman, anonim, dan suportif yang memudahkan mahasiswa berbagi cerita kapan saja di berbagai perangkat, tanpa takut dihakimi?

Bagaimana kita dapat menciptakan platform aman, anonim, dan suportif yang memudahkan mahasiswa berbagi cerita kapan saja di berbagai perangkat, tanpa takut dihakimi?

User Persona

User Persona
User Persona
Angelita (Mahasiswi),18 tahun
Latar Belakang

Mahasiswa tahun pertama, aktif di kegiatan kampus, sering menghadapi kendala akademik dan sosial.

Mahasiswa tahun pertama, aktif di kegiatan kampus, sering menghadapi kendala akademik dan sosial.

Mahasiswa tahun pertama, aktif di kegiatan kampus, sering menghadapi kendala akademik dan sosial.

Pain Points
  • Sulit menemukan wadah berbagi cerita yang fokus pada masalah perkuliahan.

  • Forum yang ada terasa umum dan tidak relevan dengan lingkup kampus.

  • Sulit menemukan wadah berbagi cerita yang fokus pada masalah perkuliahan.

  • Forum yang ada terasa umum dan tidak relevan dengan lingkup kampus.

  • Sulit menemukan wadah berbagi cerita yang fokus pada masalah perkuliahan.

  • Forum yang ada terasa umum dan tidak relevan dengan lingkup kampus.

Kebutuhan

Ruang aman berbasis kampus untuk berbagi pengalaman dan curhat terkait kuliah.

Ruang aman berbasis kampus untuk berbagi pengalaman dan curhat terkait kuliah.

Ruang aman berbasis kampus untuk berbagi pengalaman dan curhat terkait kuliah.

Goals

Ingin mendapat dukungan dari sesama mahasiswa yang memahami situasinya.

Ingin mendapat dukungan dari sesama mahasiswa yang memahami situasinya.

Ingin mendapat dukungan dari sesama mahasiswa yang memahami situasinya.

Solusi yang Diharapkan

Aplikasi khusus kampus yang memfasilitasi berbagi cerita tanpa takut dihakimi, dengan topik relevan sesuai lingkungan kampus.

Aplikasi khusus kampus yang memfasilitasi berbagi cerita tanpa takut dihakimi, dengan topik relevan sesuai lingkungan kampus.

Aplikasi khusus kampus yang memfasilitasi berbagi cerita tanpa takut dihakimi, dengan topik relevan sesuai lingkungan kampus.

Herman (Mahasiswa, 20 tahun)
Latar Belakang

Mahasiswa tingkat dua, aktif mengikuti organisasi dan komunitas di kampus.

Mahasiswa tingkat dua, aktif mengikuti organisasi dan komunitas di kampus.

Mahasiswa tingkat dua, aktif mengikuti organisasi dan komunitas di kampus.

Pain Points
  • Fasilitas berbagi cerita di kampus terbatas dan prosesnya rumit.

  • Harus melalui penyaringan admin yang memakan waktu, sehingga membuat malas berbagi.

  • Fasilitas berbagi cerita di kampus terbatas dan prosesnya rumit.

  • Harus melalui penyaringan admin yang memakan waktu, sehingga membuat malas berbagi.

  • Fasilitas berbagi cerita di kampus terbatas dan prosesnya rumit.

  • Harus melalui penyaringan admin yang memakan waktu, sehingga membuat malas berbagi.

Kebutuhan

Platform dengan kebebasan berbagi secara anonim tanpa birokrasi yang berbelit.

Platform dengan kebebasan berbagi secara anonim tanpa birokrasi yang berbelit.

Platform dengan kebebasan berbagi secara anonim tanpa birokrasi yang berbelit.

Goals

Ingin bisa mengungkapkan cerita secara langsung, aman, dan tetap mematuhi aturan.

Ingin bisa mengungkapkan cerita secara langsung, aman, dan tetap mematuhi aturan.

Ingin bisa mengungkapkan cerita secara langsung, aman, dan tetap mematuhi aturan.

Solusi yang Diharapkan

Aplikasi yang memungkinkan siapa pun di kampus berbagi cerita secara anonim dan instan, namun tetap aman dari konten yang melanggar.

Aplikasi yang memungkinkan siapa pun di kampus berbagi cerita secara anonim dan instan, namun tetap aman dari konten yang melanggar.

Aplikasi yang memungkinkan siapa pun di kampus berbagi cerita secara anonim dan instan, namun tetap aman dari konten yang melanggar.

Sinta (Mahasiswi),22 tahun
Latar Belakang

Mahasiswi tingkat tiga jurusan Sastra, sering merasa stres dengan tugas kuliah dan ingin mencari wadah untuk mengekspresikan perasaan.

Mahasiswi tingkat tiga jurusan Sastra, sering merasa stres dengan tugas kuliah dan ingin mencari wadah untuk mengekspresikan perasaan.

Mahasiswi tingkat tiga jurusan Sastra, sering merasa stres dengan tugas kuliah dan ingin mencari wadah untuk mengekspresikan perasaan.

Pain Points
  • Sering merasa kesepian dan tidak punya tempat untuk bercerita.

  • Takut dihakimi jika curhat di media sosial terbuka.

  • Sering merasa kesepian dan tidak punya tempat untuk bercerita.

  • Takut dihakimi jika curhat di media sosial terbuka.

  • Sering merasa kesepian dan tidak punya tempat untuk bercerita.

  • Takut dihakimi jika curhat di media sosial terbuka.

Kebutuhan

Ruang aman dan anonim untuk menuliskan perasaan tanpa rasa takut dihakimi.

Ruang aman dan anonim untuk menuliskan perasaan tanpa rasa takut dihakimi.

Ruang aman dan anonim untuk menuliskan perasaan tanpa rasa takut dihakimi.

Goals

Merasa lega setelah curhat & dapat dukungan dari orang yang paham.

Merasa lega setelah curhat & dapat dukungan dari orang yang paham.

Merasa lega setelah curhat & dapat dukungan dari orang yang paham.

Solusi yang Diharapkan

Aplikasi yang menyediakan wadah curhat anonim, ramah pengguna, dengan fitur interaksi sehat seperti dukungan atau komentar positif.

Aplikasi yang menyediakan wadah curhat anonim, ramah pengguna, dengan fitur interaksi sehat seperti dukungan atau komentar positif.

Aplikasi yang menyediakan wadah curhat anonim, ramah pengguna, dengan fitur interaksi sehat seperti dukungan atau komentar positif.

Kompetitor analisis

Kompetitor analisis

Kompetitor analisis

Kompetitor analisis

Kompetitor analisis

Tujuan Analisis

Tujuan Analisis
Tujuan Analisis

Tujuan Analisis

Analisis dilakukan terhadap aplikasi serupa untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Hasil temuan ini menjadi acuan dalam merancang Wailug agar lebih aman, terstruktur, dan relevan bagi pengguna.

Analisis dilakukan terhadap aplikasi serupa untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Hasil temuan ini menjadi acuan dalam merancang Wailug agar lebih aman, terstruktur, dan relevan bagi pengguna.

Analisis dilakukan terhadap aplikasi serupa untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Hasil temuan ini menjadi acuan dalam merancang Wailug agar lebih aman, terstruktur, dan relevan bagi pengguna.

Analisis dilakukan terhadap aplikasi serupa untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Hasil temuan ini menjadi acuan dalam merancang Wailug agar lebih aman, terstruktur, dan relevan bagi pengguna.

Tabel Perbandingan

Tabel Perbandingan
Tabel Perbandingan

Tabel Perbandingan

Tabel berikut membandingkan aplikasi kompetitor dengan Wailug untuk melihat kelebihan, kekurangan, serta peluang pengembangan yang bisa dimanfaatkan.

Tabel berikut membandingkan aplikasi kompetitor dengan Wailug untuk melihat kelebihan, kekurangan, serta peluang pengembangan yang bisa dimanfaatkan.

Tabel berikut membandingkan aplikasi kompetitor dengan Wailug untuk melihat kelebihan, kekurangan, serta peluang pengembangan yang bisa dimanfaatkan.

Tabel berikut membandingkan aplikasi kompetitor dengan Wailug untuk melihat kelebihan, kekurangan, serta peluang pengembangan yang bisa dimanfaatkan.

Ideate

Ideate

Ideate

Ideate

Ideate

Tujuan Tahap Ideate

Tujuan Tahap Ideate
Tujuan Tahap Ideate

Tujuan Tahap Ideate

Tahap ideate berfokus pada pengembangan ide solusi dari masalah yang sudah ditemukan di tahap empathise dan define. Tujuannya adalah merancang pengalaman pengguna yang lebih mudah, aman, dan relevan sesuai kebutuhan mahasiswa.

Tahap ideate berfokus pada pengembangan ide solusi dari masalah yang sudah ditemukan di tahap empathise dan define. Tujuannya adalah merancang pengalaman pengguna yang lebih mudah, aman, dan relevan sesuai kebutuhan mahasiswa.

Tahap ideate berfokus pada pengembangan ide solusi dari masalah yang sudah ditemukan di tahap empathise dan define. Tujuannya adalah merancang pengalaman pengguna yang lebih mudah, aman, dan relevan sesuai kebutuhan mahasiswa.

Tahap ideate berfokus pada pengembangan ide solusi dari masalah yang sudah ditemukan di tahap empathise dan define. Tujuannya adalah merancang pengalaman pengguna yang lebih mudah, aman, dan relevan sesuai kebutuhan mahasiswa.

Solusi yang dihasilkan

Solusi yang dihasilkan
Solusi yang dihasilkan

Solusi yang dihasilkan

Berdasarkan problem statement, HMW, dan user persona, beberapa ide solusi yang dirancang antara lain:

Berdasarkan problem statement, HMW, dan user persona, beberapa ide solusi yang dirancang antara lain:

Berdasarkan problem statement, HMW, dan user persona, beberapa ide solusi yang dirancang antara lain:

Berdasarkan problem statement, HMW, dan user persona, beberapa ide solusi yang dirancang antara lain:

  1. Anonim & Keamanan
  • Fitur posting anonim tanpa menampilkan identitas asli.

  • Sistem report & takedown otomatis untuk konten yang mengandung unsur SARA atau melanggar aturan.

  • Fitur posting anonim tanpa menampilkan identitas asli.

  • Sistem report & takedown otomatis untuk konten yang mengandung unsur SARA atau melanggar aturan.

  • Fitur posting anonim tanpa menampilkan identitas asli.

  • Sistem report & takedown otomatis untuk konten yang mengandung unsur SARA atau melanggar aturan.

  1. Kemudahan Akses

  1. Kemudahan Akses
  1. Kemudahan Akses
  1. Kemudahan Akses
  • Platform dapat diakses lintas perangkat (mobile & desktop).

  • Navigasi sederhana dengan kategori posting terbaru, populer, dan rekomendasi.

  • Platform dapat diakses lintas perangkat (mobile & desktop).

  • Navigasi sederhana dengan kategori posting terbaru, populer, dan rekomendasi.

  • Platform dapat diakses lintas perangkat (mobile & desktop).

  • Navigasi sederhana dengan kategori posting terbaru, populer, dan rekomendasi.

  1. Interaksi & Dukungan

  • Pengguna dapat memberikan dukungan (like / emoticon support) pada cerita orang lain.

  • Fitur komentar tetap anonim untuk menjaga kenyamanan.

  • Pengguna dapat memberikan dukungan (like / emoticon support) pada cerita orang lain.

  • Fitur komentar tetap anonim untuk menjaga kenyamanan.

  • Pengguna dapat memberikan dukungan (like / emoticon support) pada cerita orang lain.

  • Fitur komentar tetap anonim untuk menjaga kenyamanan.

  1. Gamifikasi & Engagement

  • Sistem poin/top ranking untuk mendorong partisipasi berbagi cerita.

  • Poin dapat menentukan posisi cerita dalam daftar populer.

  • Sistem poin/top ranking untuk mendorong partisipasi berbagi cerita.

  • Poin dapat menentukan posisi cerita dalam daftar populer.

  • Sistem poin/top ranking untuk mendorong partisipasi berbagi cerita.

  • Poin dapat menentukan posisi cerita dalam daftar populer.

User Flow

User Flow
User Flow

User Flow

Untuk memastikan pengalaman pengguna berjalan sederhana dan efisien, user flow dirancang guna menggambarkan perjalanan pengguna sejak membuka aplikasi hingga berhasil berbagi cerita secara anonim.

Untuk memastikan pengalaman pengguna berjalan sederhana dan efisien, user flow dirancang guna menggambarkan perjalanan pengguna sejak membuka aplikasi hingga berhasil berbagi cerita secara anonim.

Untuk memastikan pengalaman pengguna berjalan sederhana dan efisien, user flow dirancang guna menggambarkan perjalanan pengguna sejak membuka aplikasi hingga berhasil berbagi cerita secara anonim.

Untuk memastikan pengalaman pengguna berjalan sederhana dan efisien, user flow dirancang guna menggambarkan perjalanan pengguna sejak membuka aplikasi hingga berhasil berbagi cerita secara anonim.

Login
Register
Post

Wireframe

Wireframe
Wireframe

Wireframe

Wireframe digunakan sebagai gambaran awal untuk menunjukkan alur dan tata letak aplikasi, sebelum masuk ke tahap desain visual.

Wireframe digunakan sebagai gambaran awal untuk menunjukkan alur dan tata letak aplikasi, sebelum masuk ke tahap desain visual.

Wireframe digunakan sebagai gambaran awal untuk menunjukkan alur dan tata letak aplikasi, sebelum masuk ke tahap desain visual.

Wireframe digunakan sebagai gambaran awal untuk menunjukkan alur dan tata letak aplikasi, sebelum masuk ke tahap desain visual.

Login Desktop
Register Desktop
Main page Desktop
Login Mobile
Register Mobile
Main page Mobile

Prototype

Prototype

Prototype

Prototype

Prototype

Tujuan Tahap Prototype

Tujuan Tahap Prototype
Tujuan Tahap Prototype

Tujuan Tahap Prototype

Prototype dibuat untuk memvisualisasikan solusi desain yang telah dirumuskan pada tahap ideate. Dengan adanya prototype, alur interaksi dan tampilan aplikasi dapat diuji serta dievaluasi sebelum masuk ke tahap implementasi.

Prototype dibuat untuk memvisualisasikan solusi desain yang telah dirumuskan pada tahap ideate. Dengan adanya prototype, alur interaksi dan tampilan aplikasi dapat diuji serta dievaluasi sebelum masuk ke tahap implementasi.

Prototype dibuat untuk memvisualisasikan solusi desain yang telah dirumuskan pada tahap ideate. Dengan adanya prototype, alur interaksi dan tampilan aplikasi dapat diuji serta dievaluasi sebelum masuk ke tahap implementasi.

Prototype dibuat untuk memvisualisasikan solusi desain yang telah dirumuskan pada tahap ideate. Dengan adanya prototype, alur interaksi dan tampilan aplikasi dapat diuji serta dievaluasi sebelum masuk ke tahap implementasi.

High-Fidelity Prototype

High-Fidelity Prototype
High-Fidelity Prototype

High-Fidelity Prototype

Pada tahap ini, desain ditampilkan dalam bentuk yang menyerupai produk akhir, lengkap dengan warna, tipografi, ilustrasi, ikon, serta tata letak final untuk memberikan gambaran nyata kepada pengguna.

Pada tahap ini, desain ditampilkan dalam bentuk yang menyerupai produk akhir, lengkap dengan warna, tipografi, ilustrasi, ikon, serta tata letak final untuk memberikan gambaran nyata kepada pengguna.

Pada tahap ini, desain ditampilkan dalam bentuk yang menyerupai produk akhir, lengkap dengan warna, tipografi, ilustrasi, ikon, serta tata letak final untuk memberikan gambaran nyata kepada pengguna.

Pada tahap ini, desain ditampilkan dalam bentuk yang menyerupai produk akhir, lengkap dengan warna, tipografi, ilustrasi, ikon, serta tata letak final untuk memberikan gambaran nyata kepada pengguna.

Login Desktop
Register Desktop
Main page Desktop
Login Mobile
Register Mobile
Main page Mobile

Interactive Prototype

Interactive Prototype
Interactive Prototype

Interactive Prototype

Prototipe interaktif ini menampilkan alur utama aplikasi dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan fitur inti. Dapat dilihat melalui video berikut.

Prototipe interaktif ini menampilkan alur utama aplikasi dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan fitur inti. Dapat dilihat melalui video berikut.

Prototipe interaktif ini menampilkan alur utama aplikasi dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan fitur inti. Dapat dilihat melalui video berikut.

Prototipe interaktif ini menampilkan alur utama aplikasi dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan fitur inti. Dapat dilihat melalui video berikut.

Prototype 1

Login, membuat postingan dan melaporkan postingan

Login, membuat postingan dan melaporkan postingan

Login, membuat postingan dan melaporkan postingan

Prototype 2

Register

Register

Register

Testing

Testing

Testing

Testing

Testing

Tujuan Tahap Testing

Tujuan Tahap Testing
Tujuan Tahap Testing

Tujuan Tahap Testing

Tujuan dari usability testing ini adalah untuk mengevaluasi kemudahan dan kejelasan alur dalam membuat postingan anonim berupa teks di aplikasi Wailug, serta memastikan bahwa pengguna dapat menyelesaikan task tersebut tanpa mengalami kebingungan.

Tujuan dari usability testing ini adalah untuk mengevaluasi kemudahan dan kejelasan alur dalam membuat postingan anonim berupa teks di aplikasi Wailug, serta memastikan bahwa pengguna dapat menyelesaikan task tersebut tanpa mengalami kebingungan.

Tujuan dari usability testing ini adalah untuk mengevaluasi kemudahan dan kejelasan alur dalam membuat postingan anonim berupa teks di aplikasi Wailug, serta memastikan bahwa pengguna dapat menyelesaikan task tersebut tanpa mengalami kebingungan.

Tujuan dari usability testing ini adalah untuk mengevaluasi kemudahan dan kejelasan alur dalam membuat postingan anonim berupa teks di aplikasi Wailug, serta memastikan bahwa pengguna dapat menyelesaikan task tersebut tanpa mengalami kebingungan.

Metode Testing

Metode Testing
Metode Testing

Metode Testing

Metode yang digunakan adalah usability testing dengan bantuan tools Maze, yang melibatkan 5 orang peserta. Tools ini digunakan untuk merekam interaksi, mengukur keberhasilan task, serta mengidentifikasi potensi hambatan yang dialami pengguna.

Metode yang digunakan adalah usability testing dengan bantuan tools Maze, yang melibatkan 5 orang peserta. Tools ini digunakan untuk merekam interaksi, mengukur keberhasilan task, serta mengidentifikasi potensi hambatan yang dialami pengguna.

Metode yang digunakan adalah usability testing dengan bantuan tools Maze, yang melibatkan 5 orang peserta. Tools ini digunakan untuk merekam interaksi, mengukur keberhasilan task, serta mengidentifikasi potensi hambatan yang dialami pengguna.

Metode yang digunakan adalah usability testing dengan bantuan tools Maze, yang melibatkan 5 orang peserta. Tools ini digunakan untuk merekam interaksi, mengukur keberhasilan task, serta mengidentifikasi potensi hambatan yang dialami pengguna.

Hasil Testing

Hasil Testing
Hasil Testing

Hasil Testing

Pengujian dilakukan terhadap 5 responden dengan skenario membuat postingan anonim berupa teks. Hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, di mana seluruh peserta dapat menyelesaikan tugas tanpa mengalami hambatan berarti.

Pengujian dilakukan terhadap 5 responden dengan skenario membuat postingan anonim berupa teks. Hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, di mana seluruh peserta dapat menyelesaikan tugas tanpa mengalami hambatan berarti.

Pengujian dilakukan terhadap 5 responden dengan skenario membuat postingan anonim berupa teks. Hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, di mana seluruh peserta dapat menyelesaikan tugas tanpa mengalami hambatan berarti.

Pengujian dilakukan terhadap 5 responden dengan skenario membuat postingan anonim berupa teks. Hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, di mana seluruh peserta dapat menyelesaikan tugas tanpa mengalami hambatan berarti.

Rata-rata waktu penyelesaian tugas adalah 5,1 detik, dengan tingkat kesalahan klik (misclick) sebesar 16,7%. Meskipun terdapat misclick, hal tersebut tidak menghalangi keberhasilan pengguna dalam menyelesaikan skenario.

Rata-rata waktu penyelesaian tugas adalah 5,1 detik, dengan tingkat kesalahan klik (misclick) sebesar 16,7%. Meskipun terdapat misclick, hal tersebut tidak menghalangi keberhasilan pengguna dalam menyelesaikan skenario.

Rata-rata waktu penyelesaian tugas adalah 5,1 detik, dengan tingkat kesalahan klik (misclick) sebesar 16,7%. Meskipun terdapat misclick, hal tersebut tidak menghalangi keberhasilan pengguna dalam menyelesaikan skenario.

Rata-rata waktu penyelesaian tugas adalah 5,1 detik, dengan tingkat kesalahan klik (misclick) sebesar 16,7%. Meskipun terdapat misclick, hal tersebut tidak menghalangi keberhasilan pengguna dalam menyelesaikan skenario.

Dari hasil navigasi, seluruh responden mengikuti alur langkah yang sesuai (mulai dari halaman Home, memilih area input, mengetik status, hingga memposting). Hal ini menunjukkan bahwa alur pembuatan postingan sudah jelas, mudah dipahami, dan efisien bagi pengguna.

Dari hasil navigasi, seluruh responden mengikuti alur langkah yang sesuai (mulai dari halaman Home, memilih area input, mengetik status, hingga memposting). Hal ini menunjukkan bahwa alur pembuatan postingan sudah jelas, mudah dipahami, dan efisien bagi pengguna.

Dari hasil navigasi, seluruh responden mengikuti alur langkah yang sesuai (mulai dari halaman Home, memilih area input, mengetik status, hingga memposting). Hal ini menunjukkan bahwa alur pembuatan postingan sudah jelas, mudah dipahami, dan efisien bagi pengguna.

Dari hasil navigasi, seluruh responden mengikuti alur langkah yang sesuai (mulai dari halaman Home, memilih area input, mengetik status, hingga memposting). Hal ini menunjukkan bahwa alur pembuatan postingan sudah jelas, mudah dipahami, dan efisien bagi pengguna.

Hasil testing
Heatmap 1
Heatmap 2
Heatmap 3

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan

Kesimpulan

Dari hasil usability testing, terlihat bahwa alur pembuatan postingan anonim sudah berjalan baik. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan tugas dengan lancar dan cepat, tanpa hambatan berarti.

Dari hasil usability testing, terlihat bahwa alur pembuatan postingan anonim sudah berjalan baik. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan tugas dengan lancar dan cepat, tanpa hambatan berarti.

Dari hasil usability testing, terlihat bahwa alur pembuatan postingan anonim sudah berjalan baik. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan tugas dengan lancar dan cepat, tanpa hambatan berarti.

Dari hasil usability testing, terlihat bahwa alur pembuatan postingan anonim sudah berjalan baik. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan tugas dengan lancar dan cepat, tanpa hambatan berarti.

Satu peserta sempat melakukan misclick, namun setelah ditanyakan lebih lanjut, hal tersebut terjadi karena spontanitas pengguna, bukan karena kebingungan terhadap desain. Hal ini menegaskan bahwa alur utama tetap mudah dipahami.

Satu peserta sempat melakukan misclick, namun setelah ditanyakan lebih lanjut, hal tersebut terjadi karena spontanitas pengguna, bukan karena kebingungan terhadap desain. Hal ini menegaskan bahwa alur utama tetap mudah dipahami.

Satu peserta sempat melakukan misclick, namun setelah ditanyakan lebih lanjut, hal tersebut terjadi karena spontanitas pengguna, bukan karena kebingungan terhadap desain. Hal ini menegaskan bahwa alur utama tetap mudah dipahami.

Satu peserta sempat melakukan misclick, namun setelah ditanyakan lebih lanjut, hal tersebut terjadi karena spontanitas pengguna, bukan karena kebingungan terhadap desain. Hal ini menegaskan bahwa alur utama tetap mudah dipahami.

Secara keseluruhan, fitur posting anonim dapat dikatakan intuitif, mudah digunakan, dan siap untuk diimplementasikan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, fitur posting anonim dapat dikatakan intuitif, mudah digunakan, dan siap untuk diimplementasikan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, fitur posting anonim dapat dikatakan intuitif, mudah digunakan, dan siap untuk diimplementasikan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, fitur posting anonim dapat dikatakan intuitif, mudah digunakan, dan siap untuk diimplementasikan lebih lanjut.

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.